Pagi
itu kabut masih berselimut.
Bersama
sisa-sisa kehangatan yang kian menyusut.
Saat
itu langkahku mulai beranjak.
Menuju
tanah yang tak pernah ku pijak.
Dalam
ufuk hatiku aku selalu berdo'a.
Agar
perjalanan kita penuh bahagia.
Tanpa
harus menyeka kesedihan.
Yang
pernah kita rasakan.
Inilah
waktu yang tepat, saat.
Kita
berdua harus berani melangkah.
Melupakan
segala yang pernah kita tingkah.
Bergerak
maju dengan senyum merekah.
Dalam
perjalanan ini.
Aku
akan selalu disampingmu.
Dan
aku.
Akan
selalu mencintaimu.
Hingga
kita berdua menjadi debu.
Ditulis di
Laut Penyebrangan pelabuhan lembar(lombok) - pelabuhan
padangbai(bali)
27 - Juli - 2017






